Anakpondok.com - Kisah, Yang Membacanya jangan Nangis yah?
Di sebuah rumah sederhana yg asri,
Tinggal sepasang suami istri yg sudah memasuki usia senja,
Pasangan ini di karuniai dua orang anak yg telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yg mapan.
Tinggal sepasang suami istri yg sudah memasuki usia senja,
Pasangan ini di karuniai dua orang anak yg telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yg mapan.
Sedangkan istrinya seorang ibu Rumah tangga
Saat sibuk mencari, Suaminya datang menghampiri seraya bertanya mesra : "Kenapa Bu? "
istrinya menoleh sambil menjawab : " Sandal ibu tidak ketemu pak ".
"Yah sudah pakai ini saja" kata suaminya
sambil menyodorkan sandal yg di pakainya.
Walau agak ragu sang istri tetap memakai sendal itu dgn berat hati.
jarang sekali ia membantah apa yg di katakan oleh sang suami.
Mengerti kegundahan istrinya, Sang suami mengeratkan genggaman pada tangan istrinya.
"Terimakasih yah bu?"
" Tidak, ibu yg seharusnya berterimakasih sama bapak, telah membantu memotong kuku ibu" Tukas sang istri tersipu malu.
"Bapak kok bicara begitu?"
Ibu senang atas semuanya pak, Apa yg telah kita lalui bersama adalah sesuatu yg luarbiasa...
ibu selalu bersyukur atas semua yg di limpahkan pd keluarga kita, baik ataupun buruk...
semuanya dapat kita hadapi bersama.
Siang itu sang suami bersiap hendak menunaikan ibadah sholat jum'at.
Setelah berpamitan pada sang istri, ia menoleh sekali lg pada sang istri menatap tepat pada matanya sebelum akhirnya melangkah pergi,
Tak ada tanda yg tak biasa di mata dan perasaan sang istri hingga saat beberapa org mengetuk pintu membawa kabar yg tak pernah di duganya..
ia telah pulang Menghadap Sang Penciptanya..
ketika sedang menjalankan ibadah shalat jum'at tepatnya saat duduk membaca tasyahud akhir.
masih dalam posisi duduk sempurna dgn telunjuk ke arah kiblat, ia menghadap Yang Maha Sang Kuasa..
"Innaa Lillahi wa inna ilahi Rooji'uun".
Sang istri terbayang tatapan terakhir suaminya saat mau berangkat ke masjid.
Terselip tanya dalam hatinya, Mungkinkah itu sebagai tanda perpisahan pengganti ucapan
"Selamat Tinggal"....
Ataukah suaminya khawatir meninggalkan nya sendiri di dunia ada gundah menggelayut di hati sang istri, walau masih ada anak2 yg akan mengurusnya...
Terselip tanya dalam hatinya, Mungkinkah itu sebagai tanda perpisahan pengganti ucapan
"Selamat Tinggal"....
Ataukah suaminya khawatir meninggalkan nya sendiri di dunia ada gundah menggelayut di hati sang istri, walau masih ada anak2 yg akan mengurusnya...
Dalam Do'a dia selalu memohon kekuatan agar dapat bertahan dan juga memohon agar suaminya di tempatkan pada tempat yg layak...
"Apa yg bapak lakukan?' Tanya istrinya senang bercampur bingung..
"Ibu harus kelihatan cantik, kita akan melakukan perjalanan panjang.
Bapak tdk bisa tanpa ibu, Bahkan setelah kehidupan di dunia ini berakhir sekalipun...
Bapa selalu butuh ibu...
di saat di suruh memilih pendamping bapak bingung, Kemudian bilang pendampingnya tertinggal, bapaknya pun mohon ijin utk menjemput ibu"...
"Ibu ikhlas bapak pergi, tp ibu juga tdk bisa bohong kalau ada kesempatan mendampingi bapak sekali lg dan utk selamanya tentu saja tdk akan ibu sia siakan...
Sang istri mengakhiri tangisannya dan menggantikannya dgn senyuman...
Sang istri mengakhiri tangisannya dan menggantikannya dgn senyuman...
senyum indah dalam tidur selamnya
☺
Istrimu itu adalah bajumu dan suami itu adalah bajumu pula... QS Al-Baqarah 187
semoga bisa memperat cinta kasih sejati krn Allah
Oleh : Ummi Evi Rilia

Komentar
Posting Komentar