Langsung ke konten utama

Kisah, Yang Membacanya jangan Nangis yah?

Kisah, Yang Membacanya jangan Nangis yah?
Anakpondok.com - Kisah, Yang Membacanya jangan Nangis yah?

Di sebuah rumah sederhana yg asri,
Tinggal sepasang suami istri yg sudah memasuki usia senja,
Pasangan ini di karuniai dua orang anak yg telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yg mapan.

💢 Sang suami merupakan seorang pensiunan
Sedangkan istrinya seorang ibu Rumah tangga

🔜 Suami istri ini lebih memilih utk tetap tinggal di rumah, Mereka menolak ketika putra putri mereka menawarkan utk ikut pindah bersama mereka.

💢 Jadilah mereka, Sepasang suami istri yg hampir renta itu menghabiskan waktu mereka yg tersisa di rumah yg telah menjadi saksi berjuta peristiwa dalam keluarga itu....

 Suatu senja Ba'da isya di sebuah masjid tak jauh dari rumah mereka, Sang istri tak menemukan sandal yg di kenakannya ke masjid tadi,
Saat sibuk mencari, Suaminya datang menghampiri seraya bertanya mesra : "Kenapa Bu? "
istrinya menoleh sambil menjawab : " Sandal ibu tidak ketemu pak ".
"Yah sudah pakai ini saja" kata suaminya
sambil menyodorkan sandal yg di pakainya.
Walau agak ragu sang istri tetap memakai sendal itu dgn berat hati.

💢 Menurut perkataan suaminya adalah Kebiasaannya.
jarang sekali ia membantah apa yg di katakan oleh sang suami.
Mengerti kegundahan istrinya, Sang suami mengeratkan genggaman pada tangan istrinya.

 Bagaimanapun usahaku utk berterimakasih pada kaki istriku yg telah menopang hidupku selama puluhan tahun itu, takan pernah setimpal terhadap apa yg telah di lakukannya.

🔜 Kaki yg selalu berlari kecil membukakan pintu utk ku saat aku pulang kerja....
🔜 Kaki yg telah menghantar anak-anak ku ke-sekolah tanpa kenal lelah, Serta kaki yg menyusuri berbagai tempat mencari berbagai kebutuhan-ku dan anak2ku.

💖 Sang istri Memandang suaminya sambil tersenyum dgn tulus dan merekapun mengarahkan langkah menuju rumah tempat bahagia bersama.

 Karena Usia yg telah lanjut dan penyakit diabetes yg dideritanya, sang istri mulai mengalami gangguan penglihatan, Saat ia kesulitan merapikan kukunya, Sang suami dgn lembut menggambil gunting kuku dari tangan istrinya, jari-jari yg mulai keriput itu dalam genggamannya mulai di rapikan dan setelah selesai sang suami mencium jari jari itu dgn lembut dan bergumam.. :
"Terimakasih yah bu?"
" Tidak, ibu yg seharusnya berterimakasih sama bapak, telah membantu memotong kuku ibu" Tukas sang istri tersipu malu.

 Terimakasih utk semua pekerjaan luar biasa yg belum tentu sanggup aku lakukan, Aku takjub betapa luar biasanya ibu, Aku tahu semua takkan terbalas sampai kapan pun. kata suaminya tulus.

💢 Dau titik bening menggantung di sudut sang mata istri.
"Bapak kok bicara begitu?"
Ibu senang atas semuanya pak, Apa yg telah kita lalui bersama adalah sesuatu yg luarbiasa...
ibu selalu bersyukur atas semua yg di limpahkan pd keluarga kita, baik ataupun buruk...
semuanya dapat kita hadapi bersama.

💢 Hari jumat yg cerah setelah beberapa hari hujan.
Siang itu sang suami bersiap hendak menunaikan ibadah sholat jum'at.
Setelah berpamitan pada sang istri, ia menoleh sekali lg pada sang istri menatap tepat pada matanya sebelum akhirnya melangkah pergi,
Tak ada tanda yg tak biasa di mata dan perasaan sang istri hingga saat beberapa org mengetuk pintu membawa kabar yg tak pernah di duganya..

😣 Ternyata siang itu sang suami tercinta telah menyelesaikan perjalannya di dunia..
ia telah pulang Menghadap Sang Penciptanya..
ketika sedang menjalankan ibadah shalat jum'at tepatnya saat duduk membaca tasyahud akhir.
masih dalam posisi duduk sempurna dgn telunjuk ke arah kiblat, ia menghadap Yang Maha Sang Kuasa..
"Innaa Lillahi wa inna ilahi Rooji'uun".

 MasyaAllah, Sungguh akhir perjalanan hidup yg sangat indah",.. Demikian gumam para jama'ah.. setelah menyadari ternyata dia telah tiada di akhir shalat jum'at..
Sang istri terbayang tatapan terakhir suaminya saat mau berangkat ke masjid.
Terselip tanya dalam hatinya, Mungkinkah itu sebagai tanda perpisahan pengganti ucapan
"Selamat Tinggal"....
Ataukah suaminya khawatir meninggalkan nya sendiri di dunia ada gundah menggelayut di hati sang istri, walau masih ada anak2 yg akan mengurusnya...

😰 Tapi Kehilangan suami yg telah di dampinginya selama puluhan tahun cukup membuatnya terguncang, Namun ia tdk mengurangi sedikit pun keikhlasan di hatinya yg bisa menghambat perjalanan sang suami menghadap Sang Khaliq...
Dalam Do'a dia selalu memohon kekuatan agar dapat bertahan dan juga memohon agar suaminya di tempatkan pada tempat yg layak...

💢 Tak lama setelah kepergian suaminya, sang istri Bermimpi bertemu dgn suaminya dgn wajah yg cerah sang suami Menghampiri istrinya dan menyisir rambut sang istri dgn lembut..
"Apa yg bapak lakukan?' Tanya istrinya senang bercampur bingung..
"Ibu harus kelihatan cantik, kita akan melakukan perjalanan panjang.
Bapak tdk bisa tanpa ibu, Bahkan setelah kehidupan di dunia ini berakhir sekalipun...
Bapa selalu butuh ibu...
di saat di suruh memilih pendamping bapak bingung, Kemudian bilang pendampingnya tertinggal, bapaknya pun mohon ijin utk menjemput ibu"...

😣 Istrinya menangis sebelum akhirnya berkata
"Ibu ikhlas bapak pergi, tp ibu juga tdk bisa bohong kalau ada kesempatan mendampingi bapak sekali lg dan utk selamanya tentu saja tdk akan ibu sia siakan...
Sang istri mengakhiri tangisannya dan menggantikannya dgn senyuman...

senyum indah dalam tidur selamnya
Istrimu itu adalah bajumu dan suami itu adalah bajumu pula... QS Al-Baqarah 187

semoga bisa memperat cinta kasih sejati krn Allah

Oleh : Ummi Evi Rilia

Komentar